Minta Tolong

Kalau dipikir-pikir, gue jarang banget minta tolong, kecuali di lingkungan pekerjaan yang pastinya gue melakukan delegasi untuk beberapa hal. Kalau di kehidupan pribadi, apa yang bisa dikerjakan sendiri mendingan dilakukan sendiri. Kecuali kalau mau beli barang elektronik, nggak mau pusing deh tuh. Nggak ngerti juga. Jadi untuk itu biasanya gue kasih tau kebutuhan gue ke Kusnadi Kecil (adik gue), abis itu dia yang rekomen beli produk yang mana. Nah, nggak pusing.

Gunarto Kusnadi
Walaupun kadang Kusnadi kecil galak tapi biasanya sih urusan elektronik elektronikan dibantuin sama dia.

Tapi kalau dalam keadaan gue sadar gue bener-bener butuh pertolongan orang lain, gue akan langsung cari P3K.

Misalnya, 2008 saat pertama kalinya gue mencoba menggambar realis dengan pensil, gue sadar gue nggak punya guru yang ngajarin. Dan gue harus punya lingkungan yang aktif buat kasih masukan plus kritik. Jadi gue langsung mengaktifkan diri melalui forum-forum di internet. Mulai dari forum Kaskus, sampai Facebook. Dari situ gue belajar nggak cuma soal teknis berkarya, tapi juga bersosialisasi. 

Optimus Prime
Postingan tahun 2010 di FB gue. Pokoknya dulu semua hasil gambar gue upload! Hahaha

Saat ini, yang sedang menjadi tantangan gue adalah:

  1. Gue merasa nggak produktif. Banyak mau, tapi harus lebih bener dalam managemen waktu.
  2. Bangun siang melulu. Siang banget. Pengen bisa bangun pagian, aktifin weker di HP, ujung-ujungnya nggak kedengeran. Kalau kedengeranpun bakalan diznooze. APA MAUMU JOHANA KUSNADI!!! JAWAB!
  3. Kurang olahraga. Padahal bukanya nggak ada fasilitas. Di apartemen, ada fasilitas gym dan kolam renang. Ya walaupun gue nggak bisa berenang sih. Pengen olahraga, tapi buat case yang satu ini, omongan pengen gue cuma berujung bullshit. Nggak bergerak menuju gym. APA MAUMU JOHANA KUSNADI!!! JAWAB!!!
apartemen
Ada kolam renang dan gym di apartemen tapi jarang dipake. Kan goblok.
habitbull
Berniat memulai beberapa kebiasaan yang meningkatkan produktifitas, gue install apps Habitbull. Jadi kita bisa input beberapa habbit yang kita mau biasain, dan kita bisa lihat reportnya seberapa banyak kita melaksanakan kebiasaan itu. Anyway apps semacam ini ada banyak.
habitbull 2
Liat noh daftar di habitbull gue, lagi kacau-kacaunya dah.

Oke, gue butuh pertolongan. Mendingan gue cari pertolongan yang ada interaksi dengan manusia lain.

Kalau soal bangun pagi, weekend di luar kerjaan kantor gue sering sengaja susun meeting di pagi hari. Sengaja aja, biar gue kepressure buat bangun karena udah janjian sama orang.

Buat olahraga, jadinya gue ngontek temen gue, dan ngajak dia untuk olahraga bareng. Seminggu 2 kali. Tujuannya adalah biar makin sehat dan positif. Kalau akhirnya punya body kayak Galgadot, anggep aja bonus. Dan dia mau. Nah, kalau gini kan enak. Jadi ada yang ngingetin.

 

olahraga
Kalo nggak, pas di group watshapp ada yang ngajak begitu, langusng gue sambut aja. Kalo rame kan lebih nggak mager yha.

 

Atau untuk kasus lainnya. Misalnya ketika gue mumet dan merasa butuh teman untuk berpikir bareng, gue akan cari orang yang bisa dipercaya untuk bertukar pikiran. Tentu saja orang-orang seperti ini harus dipilih, memang orang yang bisa dipercaya. Lingkungan yang positif.

 

 

cat
Yasudah, semoga ini menjadi awal yang baik untuk membangun kebiasaan yang lebih baik. Mau terus ada di lingkungan yang membangun. Amin.
Minta Tolong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s