Cerita Tentang Klan Kusnadi

Semua keluarga ada masalah dan kesenangannya sendiri. Keluarga gue unik. Dengan situasi yang tidak sempurna dan hubungan antar anggota yang unik. Suatu hari gue dikirimin beberapa foto lama dari kakak gue, Kusnadi Medium.

Klan Kusnadi
Di foto ini nggak ada gue. Urutan dari kiri atas: Om gue, bokap gue, nyokap gue dan kakak gue yang paling sulung. Dari kiri: bawah: sepupu yang dulu tinggal di rumah gue, nenek dari nyokap, dan yang lagi dipangku adalah kakak gue (Kusnadi medium)
Klan Kusnadi
Nah ini akhirnya ada gue nongol. Lucu kan tuh yang paling kecil. Waktu kecil, gue pikir gue asli Jawa. ternyata Cina hahaha. Tapi ya sama aja sih menurut gue orang Indonesia ya orang Indonesia.
img_5305
Meglinda a.k.a Megu, sang Kusnadi Medium
img_5304
Lalu ada adik gue si Gunarto, sang Kusnadi kecil

Kalau diingat-ingat, keluarga gue sangat jarang mendokumentasikan moment-moment bersama. Sayang juga sih. Apalagi, gue tinggal terpisah dengan keluarga gue. Gue tinggal sendiri.

Dan gue merasa tahun 2017 banyak banget dikasih berkat sama Tuhan. Nyokap gue jadi sering bilang kalau dia selalu doain gue tiap hari.

357206ad-99be-46e4-bead-56faaadb29d1
Sekarang Klan Kusnadi bersaudara yang tadi masih kecil-kecil itu, bentuknya jadi begini.Dokumentasi 15 Februari 2017, waktu kita abis ikutan pilkada Jakarta untuk memilih Cagub dan Cawagub. Dari kiri: Kusnadi medium, gue, dan Kusnadi kecil

img_6593
Kusnadi medium dan Kusnadi kecil, 24 Februari 2017. Sebelum kita nonton film di bioskop.

Basically kita ber-3 memiliki karakter yang sangat berbeda. Tapi kan bhineka Tunggal Ika lah ya. Kusnadi Medium sering dikira kembaran gue, sampai dibilang “Jojo versi cewek” oleh teman-teman gue. Orangnya baik dan dandan gitu deh.

Momo
Profile picture Whatsappnya Kusnadi Medium aja fotonya si Momo, anjing peliharaannya yang dianggap bagian dari Klan Kusnadi. Dan Kusnadi kecil marah mendengarnya. Oke.

Kalau si Kusnadi kecil, orangnya pinter dan jahil. Rese gitulah jahilnya.

Tapi karakter kita bertiga kelihatannya saling melengkapi. Walaupun sering juga hampir saling slek sih.

Sampai kemarin kita lagi makan bareng dan ada temen gue yang join. Gue sempet mikir, wah pada bisa ngeblend nggak ya? Takutnya kalau pada nggak nyambung yang ada temen gue bete. Tapi, kelar ngumpul, temen gue ngewhatsapp: “Jo, keluarga lu lucu ya, gue jadi ngiri.”

Memang sebagian besar teman gue paling nggak pernah ngeliat saudara gue dari akun social media gue. Terus gue mikir. Iya sih, dari dulu ada beberapa temen yang pernah ngomong, “Jo, lu sama saudara-saudara lu lucu banget ya. Gue ngiri.”

Gue bersyukur sih sama Tuhan. Dengan segala kekurangan dan kelebihan di dalam keluarga gue. Tapi ini yang gue punya. Cukup sih.

***

Beberapa moment percakapan random Klan Kusnadi.

Waktu gue pulang ke rumah orang tua, tiba-tiba gue kaget ngeliat Momo minum air dari gayung kamar mandi yang biasa kita pakai. 

Gue: Heh Megu! Apaan nih? Si Momo kok minum pake gayung mandi kita?!

Kusnadi medium: Hah, nanti gue cuci kok.

Gue: Sering ya kayak gini?!

Kusnadi medium: *cepet-cepet cuci gayung*

Gue: Parah banget sih dia nggak mengelak! Berati sering tuh! *masuk kamar*

Kusnadi kecil: *mengamati*

***

Suatu hari gue lagi berada di saat-saat penuh sindiran karena gue membeli iWatch yang dianggap mahal. Padahal gue beli buat hadiah ulang tahun gue sendiri di awal tahun depan.

Gue: duh gue kebelet, mau ke WC. Omg. (Keder gara-gara lagi di tengah jalan)

Kusnadi kecil: iWatch akan menyelamatkan lo.

Gue: …

***

unnamed
Kusnadi kecil yang dingin

***

unnamed

***

unnamed
Ketika Kusnadi kecil yang penuh tipu muslihat meminta ditemani jalan-jalan ke Aeon Mall

***

*Ketika kita sedang makan, warung makan memutarkan lagu Nike Ardila.*

Gue: Wah lawas. Eh Pipi (Kusnadi kecil), lu tau Nike Ardila gak sih?

Kusnadi kecil: Nggak tau. Tapi gue inget dulu di SMP pas guru suruh baca kalimat yang ada Nike Ardila, temen gue bacanya Naiki Ardila. (Dari cara baca brand apparel Nike)

***

Update barusan abis gue ngepost.

Mungkin gue memang harus lebih sering pulang ke rumah. Pada komen gue suka sibuk sendiri sih. Anyway, selamat tahun baru 2018.

😀

11 respons untuk ‘Cerita Tentang Klan Kusnadi’

      1. Apa ya… krn akunya kurang pengertian, jd bawaannya cm bs marah. Sementara adekku sangat introvert, dimana manusia introvert ini kan membutuhkan kelihaian khusus ya klo kita mau sakses berkomunikasi dgn dia (at least menurutku gitu).

        Disukai oleh 2 orang

      2. Ade gue juga introvert dan gak banyak ngomong. Dulu awal banget, gue lebih ke invest waktu aja selalu ada bareng walau ga ngomong apa2. Pulang kerja lebih cepet jadi dia bisa liat gue ada di rumah. Lama- lama pas dia bisa cerita, selalu usaha mendengarkan 🙂

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s