inspirasi Journey Thinking

Kenapa Rumput/Rejeki Tetangga Sebelah Selalu Lebih Hijau?

Siapa yang pernah ngerasa insecure? Bohong banget sih kalo gue nggak pernah insecure. Kadang sampe sekarang gitu sih. Ngerasa kurang cakep (rambut lepek melulu, itumah salah sendiri nggak keramas), nggak pinter, belom ada pencapaian. Apalagi nih udah 2018, sebentar lagi tambah tua, dan kadang berasa belom ngapa-ngapain. 

Apalagi gue dikelilingi teman-teman yang hebatnya luar biasa. BACA JUGA: Moment Depresi

BACA JUGA: Fenomena: HBD WYATB

BACA JUGA: Karya yang Punya Power

Suatu hari, sahabat gue, Timothy Istianto, ngirimin gue link video Youtube ini melalui Whatsapp, “Ada video bagus.”

Lalu kita ngobrol. Obrolan yang gue muat di sini, udah diizinkan oleh yang bersangkutan ya. 

Chat
Nah. Lucu nggak nih? Dia ngiri ke gue, tapi ternyata gue juga ngiri ke dia.

BACA JUGA: Bagi Tuh Rejeki, Jangan Bagi Sampah

Abis itu gue mikir. Semua kan ada rejekinya sendiri ya. Semua ada kekurangan dan kelebihannya sendiri. Daripada gue mikirin rumput tetangga, mendingan gue melihara rumput gue sendiri. Hadapin diri sendiri dulu. Beresin Hidup sendiri dulu. Misalnya seperti yang gue tulis di artikel sebelumnya mengenai berbagai resolusi di tahun 2018 yang semoga bukan bullshit.

Berusaha bangun lebih pagi, memfollow up semua kesempatan baik yang datang. Kalo gue ketemu orang yang lebih hebat, yaudah daripada iri mendingan gue belajar aja dari mereka, atau ajak kolaborasi. 

 

img_9249
Didukung dengan masang wallpaper hp kayak gini hahaha

 

Btw usaha buat bangun lebih pagi dan olahraga lebih sering, sejauh ini lumayan lancar. Dan kalau gue lihat-lihat lagi, gila, gue diberkatin banget sih. Gue punya semua yang gue butuhkan. Dan ya namanya anak muda, yaudahlah. Kerja. Kerjain semua yang ada dengan sebaik-baiknya aja. Fokus sama yang di depan mata aja dulu. Ibaratnya kalau kata orang deket gue, daripada mikir bantuin orang banyak, orang yang deket sama lo udah lo urusin belom?

Dan mendingan gue memilih ngumpul sama orang-orang yang produktif, detoks pikiran di lingkungan yang positif di mana orang-orangnya selalu bersyukur.

 


Nih gue kasih lagu penutup 🙂

8 comments on “Kenapa Rumput/Rejeki Tetangga Sebelah Selalu Lebih Hijau?

  1. Iya bener ya, emang mesti banyak bersyukur. Jgn terlalu terpukau sama rumput tetangga sampai rumput sendiri lupa..

    Lagi bw mampir sini. Salam kenal ya ^^,

    Liked by 1 person

  2. Semoga resolusi 2018 kita ga berakhir mjd resoluSHIT yaaaa

    Liked by 1 person

  3. pada dasarnya, manusia emang selalu ngerasa perlu seseorang untuk di ikutin, ku jadi terharu baca blog ini, karena akupun melihat mak jojo sebagai role model (tetangga) yang hidup bahagia, senang, mandiri, suka membantu teman, penuh karya dan penebar cinta. 🙂 🙂 🙂 :).

    Liked by 1 person

Leave a Reply to johanakusnadi Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: