Thinking travelling

Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA #Part 2

Sebelumnya gue beropini melalui artikel Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA, dan setelah akhir-akhir ini lebih mikirin deadline kerjaan yang memaksa gue bekerja bagai quda, tiba-tiba gue cukup terusik setelah nonton video dari Kumparan ini.

 

Anyway, sebelum gue menjabarkan opini pribadi gue, rada bingung sih. Kan Air Asia hilang di Tiket.com, Traveloka, Pegipegi.com, dan geng OTA lainnya, kok perasaan gue cuma dengar pernyataan Air Asia kalau tiket mereka hilang di Traveloka, dan putus hubungan ke Traveloka? KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) loh yang ngomong, “Tiket AirAsia Tak Hanya Hilang di Traveloka, Tapi di 15 Tempat”. Yah, padahal Air Asia sendiri sempat pemeliharaan sistem. 

Yaudahlah :p

Sebelumnya gue mikir,  kalau ada apa-apa, kenapa Air Asia nggak langsung ngadu ke KPPU dan bikin laporan apa kek gitu. Sampe kemaren akhirnya Air Asia dipanggil KPPU. Rada penasaran sama KPPU nanti bakalan bilang apa. Soalnya Guntur Saragih, Anggota Komisioner KPPU , bilang, “Jika terbukti ada pihak yang melanggar, maka akan dikenakan denda maksimal Rp 25 miliar.” 

WhatsApp Image 2019-03-26 at 21.14.09
Yha apapun itulah. Pengalaman gue cukup banyak dengan Air Asia. Gue seumur hidup jalan-jalan paling jauh tuh ke Jepang, karena tiket Air Asia. Yah walaupun gue sempet bete lumayan lama karena pas beli tuh tiket, gue baru tau kalau waktu itu perizinan rute Jakarta-Tokyo masih dalam proses, dan gue deg-degan cukup lama karena mikirin kemungkinan terburuk kalau gue nggak jadi berangkat. Yah, akhirnya sih jadi pergi. So thanks Air Asia.

 

BACA JUGA: Sobat Kismin ke Jepang #Part 1

BACA JUGA: Sobat Kismin ke Jepang #Part 2

BACA JUGA: Ternyata Tokyo DisneySea Beda Sama Dufan

 

Biar begitupun, kalau pesan tiket pesawat, kereta, booking hotel ataupun keperluan akomodasi lainnya, biasanya 99% gue pesan lewat OTA (Online Travel Agent). Kenapa? Ya karena semua yang gue cari udah di satu platform itu, termasuk promo cashback atau point-point yang dikasih mulu ituh. Bayarnya juga gampang.

Gue nggak serajin nyari tiket murah langsung ke travel fair dari maskapai mulu. Ga kuat ngantri juga gue udah tua. Makanya biasanya gue pake Traveloka karena point-point udah di situ semua juga. Tapi sempet sih kemaren itu tante gue minta tolong beliin tiket pesawat tapi di Tiket.com soalnya dia ada vouchernya gitu.

Sedikit angin segar, adalah artikel yang hadir dari kemarin juga yaitu “AirAsia: Kita Berharap Tiket Bisa Dijual di Traveloka Cs Lagi” dari Detik.com. Jadi pas dipanggil KPPU, Rifai Taberi, Direktur Niaga AirAsia Indonesia bilang dia yang menarik diri dari OTA setelah tahu tiket yang dijual hilang dan menilai keputusan penarikan penjualan itu merupakan keputusan bisnis, bisa berubah apabila ada diskusi dan pembicaraan antara pihaknya dan pihak OTA.

Kalau gini berati udah deket-deket kedamaian kan?

Ya gue masih berharap mereka semua rujuk kembali. Biar tetap lengkap dan nggak ribet. Kali ini gue bukan netijen yang suka pertikaian. Cukup Thanos aja yang berantem sama Avengers.

16 comments on “Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA #Part 2

  1. Sebenarnya dengan ada OTA muncul middleman terhadap bisnis AirAsia. OTA memang just tambahan channel bagi bisnis AirAsia..
    Jadi kalau tanpa bantuan promo kartu kredit, mestinya harga di website AirAsia akan paling murah (krn gak usah bayar komisi agent).

    Disukai oleh 1 orang

    • Sebenernya malah lebih seru kalau bisa integrate ya pendapatan pointnya. Jadi dari manapun channel belinya kalau beli maskapai tertentu keintegrasi gitu. Damai dunia ini (khayalan konsumen)

      Suka

  2. Sudah lah jaman sekarang emang emang enak nya beli tiket di OTA.. kalo musti ke web maskapai balik ke 5taon lalu dong..

    Disukai oleh 1 orang

  3. hehe kebetulan saya kurang tau mereka udah talak tiga atau blm ya. kl blm saya doakan rujuk beneran. kasian anak2 di rumah, susah cari tiket murah.

    Disukai oleh 1 orang

  4. Saya suka yang murah murah, tapi kalo cara pesennya ribet keknya mikir dua kali sih. jadi saya mendukung AirAsia balik ke OTA lagi aja

    Disukai oleh 1 orang

  5. Saya suka pertikaian. Tapi lebih suka diskonan. Hahaha

    Disukai oleh 1 orang

  6. Kalau tiket kereta, aku seringnya di Traveloka. Cashback lumayan.

    Disukai oleh 1 orang

  7. Kalau tiket kereta, aku pakainya Tokopedia. Mayan cashback. Iya, termasuk golongan sobat missqueen.

    Disukai oleh 1 orang

    • Lolll sama aku juga pas beli tiket Bali Jakarta pake Tokopedia. Pokoknya ngetes aja di beberapa OTA gitu wkkwkwkwk. In fact hari ini aku beli laptop juga di Tokped. Kebantu banget ya. Temen aku buat perlengkapan anaknya belinya di Shopee, kalo zaman dulu yang ada kudu keliling toko offline udah ilang waktu seharian

      Suka

      • Walaupun kemarin waktu terakhir beli tiket AirAsia langsung melalui situsnya juga termasuk lancar-lancar saja. Memang jatohnya sedikit ribet kalau harus membandingkan dengan maskapai lainnya dulu sebelum beli. Tapi so far, at least sampai dengan saat ini, beruntung karena AirAsia masih bisa menjadi pilihan karena rute perjalanan masih OK dengan AirAsia.

        Disukai oleh 1 orang

      • Kalo Mas Thomas paling sering beli tiket pake apa sih? Tiap kali beli pesawat sama kereta?

        Suka

      • Untuk tiket, aku seringnya pakai Traveloka untuk pesawat dan (kadang) kereta. Masalah convenience saja, apalagi seringnya beli lewat mobile. Untuk on-the-go udah enak banget.

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan ke Thomas Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: