Sticky post

Gue Nonton Si Juki The Movie

Kemarin gue senang banget. Rasanya kayak imlek. Kenapa?

Sebelumnya gue pernah menulis tentang salah satu sahabat terdekat gue, kucing terliar di dunia, Faza Meonk, di artikel PERJALANAN FAZA MEONK SI KUCING LIAR YANG LINCAH yang menceritakan tentang kisah Faza dari kecil hingga sepintas bagaimana proses perkembangan dia di industri kreatif Indonesia. Dia adalah pencipta karakter fiksi yang bernama Si Juki.

SI Juki
Dan kemarin, 6 Januari 2017, gue nobar Si Juki The Movie bareng kumpulan sahabat yang sudah seperti keluarga. Makanya gue bilang kayak imlek. Gue senang banget, karena semua pada sibuk dan bisa dikumpulin untuk nobar kita. (Source image)

Continue reading “Gue Nonton Si Juki The Movie”

Sticky post

Cerita Tentang Klan Kusnadi

Semua keluarga ada masalah dan kesenangannya sendiri. Keluarga gue unik. Dengan situasi yang tidak sempurna dan hubungan antar anggota yang unik. Suatu hari gue dikirimin beberapa foto lama dari kakak gue, Kusnadi Medium.

Klan Kusnadi
Di foto ini nggak ada gue. Urutan dari kiri atas: Om gue, bokap gue, nyokap gue dan kakak gue yang paling sulung. Dari kiri: bawah: sepupu yang dulu tinggal di rumah gue, nenek dari nyokap, dan yang lagi dipangku adalah kakak gue (Kusnadi medium)
Klan Kusnadi
Nah ini akhirnya ada gue nongol. Lucu kan tuh yang paling kecil. Waktu kecil, gue pikir gue asli Jawa. ternyata Cina hahaha. Tapi ya sama aja sih menurut gue orang Indonesia ya orang Indonesia.
img_5305
Meglinda a.k.a Megu, sang Kusnadi Medium
img_5304
Lalu ada adik gue si Gunarto, sang Kusnadi kecil

Kalau diingat-ingat, keluarga gue sangat jarang mendokumentasikan moment-moment bersama. Sayang juga sih. Apalagi, gue tinggal terpisah dengan keluarga gue. Gue tinggal sendiri.

Dan gue merasa tahun 2017 banyak banget dikasih berkat sama Tuhan. Nyokap gue jadi sering bilang kalau dia selalu doain gue tiap hari.

357206ad-99be-46e4-bead-56faaadb29d1
Sekarang Klan Kusnadi bersaudara yang tadi masih kecil-kecil itu, bentuknya jadi begini.Dokumentasi 15 Februari 2017, waktu kita abis ikutan pilkada Jakarta untuk memilih Cagub dan Cawagub. Dari kiri: Kusnadi medium, gue, dan Kusnadi kecil

Continue reading “Cerita Tentang Klan Kusnadi”

Sticky post

Nyobain XPS 13 2in1 dari Dell

Karena yang sekarang gue pakai adalah laptop kantor, dan laptop pribadi gue udah semacam gue hibahkan ke kakak gue, jadi sepertinya gue harus beli laptop personal yang baru.

Yang pasti karena kelihatannya gue akan mobile banget seperti biasa, gue mau laptop yang batrenya kuat dan bodynya enteng. Enteng banget. Karena kalau nggak kan berat tuh. Terus gue mau yang praktis, nggak lemot dan memudahkan hidup gue.

Intinya kebutuhan gue itu biasa untuk nulis, research, bikin presentasi dan konsep, kadang pakai Adobe Photoshop dan ilustrator, juga kebutuhan pendataan dan koordinasi kerjaan. Gue nggak mau kalau lemot.

Akhirnya awal Oktober 2017, gue order Macbook dari salah satu e-commerce. Lumayan banget kan, beratnya nggak nyampe satu kilogram. Sambil harap-harap cemas barangnya sampai, tau-tau ordernya dibatalkan karena barangnya kosong. Terima kasih loh PHPnya ^^. Apa gue beli Microsoft Surface Pro ya? Atau ipad pro? Tapi nanggung kalo ipad karena OSnya sama kayak iphone. Tapi gue pengen kepraktisan tab! (Banyak lagak, kayak ada duit buat beli aja! COT)

Sambil sedang menimbang-nimbang lagi mau beli komputer apa, beruntungnya Elizabeth R. Pabunag, Corporate Communication dari Dell Indonesia, berbaik hati mau minjemin unit komputer Dell ke gue. XPS 13 2in1, harganya 27,999,000,-. Oke, gue langsung stalk di Youtube, apalagi katanya besok unit Dell ini akan dianter sama agencynya ke apartemen gue. Yesh! Tapi gue cuma mau lihat video advertisingnya aja, bukan video review. Biar gue nggak ekspektasi gimana-gimana, langsung ngerasain sendiri.

 

 

Menarik juga sih. Btw gue nggak akan nulis tentang detail spesifikasi produk yang lo bisa baca langsung di websitenya, gue cuma mau komen dari pengalaman gue menggunakan produk ini aja.

Continue reading “Nyobain XPS 13 2in1 dari Dell”

Sticky post

Main ke Museum Wayang

Sabtu, 30 September 2017 gue main ke Museum Wayang yang berada di area Kota Tua, Jakarta, Indonesia. Habisnya dari pada gue jadi jelata gara-gara boros main ke mall mulu, mendingan gue main ke museum aja. Itung-itung makin pinter. Kayaknya banyak museum di Indonesia yang oleh uga. Kan jadi pengen nyamperin.

BACA JUGA: My Visual Diary About Our Singapore Trip

Processed with VSCO with a6 preset
Jadi, mulai deh gue keliling dulu di sekitar area Kota Tua 🙂

Kota Tua Johana Kusnadi

Processed with VSCO with a6 presetProcessed with VSCO with a6 presetKota Tua Johana Kusnadi

Kota Tua Johana KusnadiKota Tua Johana Kusnadi

Kota Tua Johana Kusnadi
Oke, ayok kita ke kanan!

Continue reading “Main ke Museum Wayang”

Sticky post

Beresin Rumah = Beresin Hidup

Rumah, tempat pandangan mata memulai dan menutup hari. Yah, walaupun untuk beberapa teman dari profesi tertentu kadang tidak mendukung statement ini, karena seringkali begadang di kantor. Tapi buat gue, rumah yang nyaman berpengaruh besar untuk memfasilitasi me time gue, waktu beristirahat, maupun berkarya di luar office hour. Penampakan keadaan rumah/kamar mencerminkan kepribadian orang yang tinggal dan merawat kediamannya.

Terus, gue mau beres-beres rumah. Soalnya berantakan kayak bubur ayam yang diaduk. Enak sih, tapi berantakan. Tepatnya bukan rumah sih, tapi apartemen. Mungkin ini bukan bulan yang lazim untuk beres-beres rumah, masih September gitu. Biasa kan orang beberes sebelum tahun baru ya. Tapi, gue ngerasa mau membuang banyak hal yang sebenarnya nggak berguna di kediaman gue. Daripada bikin mumet.

 

Idenya dari sini sih. Tapi gue nggak segininya juga.

Continue reading “Beresin Rumah = Beresin Hidup”