Sticky post

Mulai Kebiasaan Mengolah Sampah organik di Apartemen Menjadi Pupuk Kompos

Gue selalu berusaha untuk “membuang sampah pada tempatnya”. Tapi somehow gue merasa itu nggak cukup, gue nggak enak waktu sedang memproduksi sampah di rumah gue sendiri. Katakanlah, sampah dari sisa bahan makanan atau sisa makanan yang ada di tempat sampah gue, setelah sehari, pasti besoknya bau dan ada lalat kecil di dalam bak sampah. Gue aja megangnya udah ketakutan, gimana yang mengolah ya?

Sebetulnya gue sedang mencoba mempraktekan gaya hidup minimalis secara bertahap. Sekarang gue jarang banget belanja impulsif, bahkan suka beli barang preloved. Untuk mengurangi sampah produksi gue sendiri juga, sudah beberapa bulan gue nggak lagi menggunakan pembalut sekali pakai. Gue ganti pakai pembalut cuci ulang yang terbuat dari kain natural. Rasanya jadi lebih sehat karena nggak menggunakan pembalut yang dibuat dengan proses kimia, dan juga lebih “ngirit bikin sampah”. Ngirit duit juga karena nggak harus beli pembalut sekali pakai terus.

Menurut blog Sustaination, sampah sisa organik menyumbang sebanyak 50-60% volume sampah yang ada di TPA, jauh lebih banyak daripada volume sampah plastik yang menyumbang sebanyak 14%. Diprediksi pada tahun 2021, TPA Bantar Gebang di Bekasi akan penuh karena kita nggak mengolah sisa sampah organik di rumah masing-masing. Continue reading “Mulai Kebiasaan Mengolah Sampah organik di Apartemen Menjadi Pupuk Kompos”

Sticky post

You Snooze, You Lose!

11. Juni 2020. Gue lagi di titik tergendut dalam hidup gue, akhir-akhir ini berat badan gue 65-67 kg. Berat banget. Gue nggak nyaman liat diri gue pas ngaca, baju dan celana juga ada yang jadi sempit banget. Gue sadar hidup gue yang seputar di apartemen terus, diem di dalam ruangan bikin stres dan malah jadi males gerak. Gue juga selalu tidur larut dan bangun kesiangan dalam keadaan capek. Jadi gue merasa perlu ada perubahan nih di gaya hidup gue ini!

Lalu 11 Juni 2020 super malam, tiba-tiba nemu video Sadia Badiei di Youtube.

 

OMG.

You Snooze you lose
Apalagi quotes ini bener-bener BENER banget kan! Semua sobat snooze tos dulu! (Source picture)

 

Gue pengen banget bisa jadi morning person. Kayaknya kalo bisa mengalahkan diri buat bangun dari ranjang pagi-pagi, banyak hal yang bisa dilakukan dengan lebih segar. Goals gue nggak muluk deh. Kalau bisa dalam seminggu bisa bangun pagi dan memulai hari dengan to-do list yang udah dipikirin sebelumnya aja, udah bagus! Continue reading “You Snooze, You Lose!”

Sticky post

Nikah di Tengah Pandemi Virus Corona

Setelah direncanakan dari tahun lalu, akhirnya sekarang gue sudah menikah! Dari dulu gue selalu pengen nikah anti ribet, kecil-kecilan yang penting sah gitu. Mungkin karena dulu sering handle kerjaan event, kalau nikahan ribet kayak nambah kerjaan aja gitu kan. Tapi karena COVID 19, perayaan pernikahan gue jadi lebih intimate dari rencananya lol. Yang bikin kaget, cerita mengenai pernikahan gue tiba-tiba diberitakan oleh CNBC Indonesia dan menyusul Wolipop. Epic. 

Continue reading “Nikah di Tengah Pandemi Virus Corona”

Sticky post

Hobi Belanja Barang Preloved

Siapa aja selain gue yang suka belanja barang preloved juga? Lol.

Sebelumnya biar kita sama persepsi, berikut penjelasan definisi barang preloved yang dimuat di artikel Marketeers:

Yang Membedakan Barang Preloved dengan Barang Bekas
Di artikel Marketeers, Samira Shihab (CEO Tinkerlust) menyatakan kalau barang preloved itu bukan barang bekas, melainkan produk high quality yang bisa dibeli dengan harga yang terjangkau. Malah beberapa orang berpikir kalau membeli barang berkualitas merek ngetop bisa jadi investasi karena seringkali jadi buruan. Misalnya, tas merek Channel yang harganya bisa makin naik.

Continue reading “Hobi Belanja Barang Preloved”

Sticky post

Masker Mahal Kadaluarsa: Buang Atau Simpen di Kulkas?

Jadi, gue punya beberapa masker. Mulai dari masker buat nyabut komedo ke neraka, sampe masker muka yang dipake waktu tidur. Sebenarnya gue nggak serajin itu perawatan, tapi ya berusaha aja yekan. Karena belom cukup tajir buat investasi di tas mahal, jadi investasi berusaha rajin skin care sama perawatan di rumah aja dulu. Tapi masalahnya adalah, karena maskernya lebih dari satu, dan nggak selalu gue pakai … Continue reading Masker Mahal Kadaluarsa: Buang Atau Simpen di Kulkas?