Sticky post

Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA #Part 2

Sebelumnya gue beropini melalui artikel Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA, dan setelah akhir-akhir ini lebih mikirin deadline kerjaan yang memaksa gue bekerja bagai quda, tiba-tiba gue cukup terusik setelah nonton video dari Kumparan ini.   Anyway, sebelum gue menjabarkan opini pribadi gue, rada bingung sih. Kan Air Asia hilang di Tiket.com, Traveloka, Pegipegi.com, dan geng OTA lainnya, kok perasaan gue cuma dengar pernyataan Air Asia … Continue reading Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA #Part 2

Sticky post

Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA

Seperti yang udah diberitain beberapa media akhir-akhir ini, Air Asia nggak jualin tiketnya lagi di OTA (Online Travel Agent) seperti Traveloka, Tiket.com, Pegipegi.com, Blibli.com dst.

Apapun sebabnya, gue sebagai konsumen lumayan syedih. Secara gue fakir promo banget. Bukanya gue bilang Air Asia nggak ada promo (nggak tau ya), tapi kalau di OTA, gue merasa dapet benefit lebih seperti bisa langsung compare harga sama maskapai lain. Dan lagi, udah habbit sehari-hari terlalu nyaman dimudahkan oleh OTA yang ngasih gue banyak pilihan dalam satu platform. Continue reading “Pengen Air Asia Rujuk Sama OTA”

Sticky post

Sobat Kismin ke Jepang #Part 2

Ini lanjutan artikel gue sebelumnya: “Sobat Kismin ke Jepang #Part 1”, mengenai perjalanan liburan gue ke Jepang 11-16 Mei 2018. Jangan bosen ye. Di Tokyo, para #SobatKismin nyewa tempat tinggal dengan Airbnb di daerah Nakano-ku. Ini tempat tinggal enaknya udah kayak kulit ayam KFC. Bayangin, karena patungan dengan para #sobatkismin, gue cuma bayar $73,2 untuk menginap 4 malam (12-15 Mei 2018). Fakta hokinya adalah, menurut artikel “Airbnb … Continue reading Sobat Kismin ke Jepang #Part 2

Sticky post

Sobat Kismin ke Jepang #Part 1

Akhirnya gue bisa jalan-jalan ke Jepang :’) Sujud syukur. Gue dapet harga tiket pulang pergi Jakarta-Tokyo di Air Asia kurang lebih 4juta rupiah. Ketika kita udah beli, ehhh mereka keluarin promo yang lebih murah terus. Yha.

passport
Gue bikin visa Jepang di VFS.Global, agen pengajuan visa Jepang di Indonesia. Gue denger kalau yang punya e-passport bikin visa Jepang gratis ya, gue udah seneng aja tuh. Tapi sampai di kantor VFS, gue baru tau kalau punya gue bukan e-passport. Maklum, manusia berpengetahuan umum rendah. Punya gue yang kiri. Yang kanan tuh e-passport ada chip di bawahnya. Jadinya bill gue buat bikin visa Jepang di sana (termasuk cetak foto, biaya agen dan kurir anter visa ke apartemen) kalau nggak salah 600ribuan. Untung nih agen kantornya di deket rumah, sama-sama kuningan. Jadi nggak bete-bete banget.

 

Jujur gue takut aplikasi visa gue ditolak, soalnya nggak dikasih tau parameter diterimanya gimana. Keder kan. Karena bukan e-passport, gue kudu kasih mutasi rekening selama 3 bulan. Parnonya, jangan-jangan gue dinilai terlalu #sobatkismin terus visa gue nggak diapprove. Tapi ternyata diapprove. Luff!

 

Tiket jepang
Gue pergi cuma sebentar sih, ninggalin rombongan balik duluan ke Jakarta, karena 20 Mei 2018 si Kusnadi Medium bakalan married. (TERUS NGASIH TAU TANGGAL MARRIEDNYA PAS GUE MAU BELI TIKET, ANJIR). Jadi gue efektif jalan-jalan cuma 12-15 Mei 2018 karena 16 Mei pagi gue harus udah jalan ke bandara Narita.

FYI, di luar tiket Tokyo DisneySea, untuk perjalanan ini gue membawa 40.000 Yen dengan nilai tukar Yen, Rp 128,7,-

BACA JUGA: Cerita Tentang Klan Kusnadi

BACA JUGA: My Visual Diary About Our Singapore Trip

Continue reading “Sobat Kismin ke Jepang #Part 1”