Beresin Rumah = Beresin Hidup

Rumah, tempat pandangan mata memulai dan menutup hari. Yah, walaupun untuk beberapa teman dari profesi tertentu kadang tidak mendukung statement ini, karena seringkali begadang di kantor. Tapi buat gue, rumah yang nyaman berpengaruh besar untuk memfasilitasi me time gue, waktu beristirahat, maupun berkarya di luar office hour. Penampakan keadaan rumah/kamar mencerminkan kepribadian orang yang tinggal dan merawat kediamannya.

Terus, gue mau beres-beres rumah. Soalnya berantakan kayak bubur ayam yang diaduk. Enak sih, tapi berantakan. Tepatnya bukan rumah sih, tapi apartemen. Mungkin ini bukan bulan yang lazim untuk beres-beres rumah, masih September gitu. Biasa kan orang beberes sebelum tahun baru ya. Tapi, gue ngerasa mau membuang banyak hal yang sebenarnya nggak berguna di kediaman gue. Daripada bikin mumet.

 

Idenya dari sini sih. Tapi gue nggak segininya juga.

Lanjutkan membaca “Beresin Rumah = Beresin Hidup”

Beresin Rumah = Beresin Hidup