Perjalanan Faza Meonk Si Kucing Liar Yang Lincah

unnamed-1
Ahahahaha baca judulnya kzl. Cuma yaudah, gue mau cerita nih tentang salah 1 teman gue, Si Kucing Liar. Nama bekennya sebagai kreator di dunia kreatif lokal, Faza Meonk. Pertama denger Faza Meonk, kesel gue. Berasa apaan sih, namanya alay gitu. Tapi karena sekarang temenan, yaudah jadi lucu-lucu aja (apaan nih gak objektif gitu gue). Cuma memang nih anak sih gila. Lebih muda dari gue tapi cemerlang banget. Gue emang gak percaya hukum kalo cuma bisa belajar dari yang lebih tua. Kita bisa belajar dari siapapun. Dan dari Faza, gue banyak belajar. (Source pic: doc)

Lanjutkan membaca “Perjalanan Faza Meonk Si Kucing Liar Yang Lincah”

Perjalanan Faza Meonk Si Kucing Liar Yang Lincah

Temen Beneran Nggak Minta Harga Temen Apalagi Gratis

21
Tulisan gue kali ini gue dedikasikan untuk orang yang hobinya bukanya baca buku berbobot, belajar, bermanfaat untuk orang lain, kerja yang bener, makan enak, tapi malah suka mengeluarkan statement di bawah ini. Actually tulisan ini gue bikin buat mengingatkan diri gue sendiri juga. Bukan buat yang nggak ada duit beneran, tapi emang kayak gitu aja orangnya. Pasti di antara kita pernah mendengar statement seperti ini:

Lanjutkan membaca “Temen Beneran Nggak Minta Harga Temen Apalagi Gratis”

Temen Beneran Nggak Minta Harga Temen Apalagi Gratis

Viona Paramita, Nail Artist Juragan POPCOAT Spesialis “Kecil-kecil”

Namanya Viona Paramita, akrab disapa Vio. Pertama kali kita kenal ketika Vio datang ke Bandung untuk menghadiri Kumpul Kreavi di Institut Teknologi Bandung yang gue buat. Singkat kata acara ini merupakan gathering untuk para penggiat kreativitas. Di situ gue juga kenalan dengan partnernya, Timothy Istianto (Timmy) yang kemudian sempat bergabung beberapa saat menjadi team Kreavi.

a.png
Viona Paramita

Lanjutkan membaca “Viona Paramita, Nail Artist Juragan POPCOAT Spesialis “Kecil-kecil””

Viona Paramita, Nail Artist Juragan POPCOAT Spesialis “Kecil-kecil”

Mahalnya Lingkungan dan Network

Ketika mendalami 1 bidang ilmu, source bisa kita dapat dari mana saja. Apalagi mengingat ini zaman internet di mana ada agama baru yang namanya Google. Ketika apa yang kita cari tidak dapat kita temukan di sekeliling kita, itu adalah hambatan. Hambatan yang bisa kita cari jalan keluarnya. Contoh kecilnya adalah, ketika kita tidak bisa mendapatkan buku yang bagus dalam satu bidang ilmu yang kita mau gunakan untuk belajar dari satu toko, ya cari dong di toko lain, atau search source lain di internet yang menyediakan buku itu. Mentor berperan sangat penting, mereka bisa memberikan arahan maupun feedback yang harganya mahal. Lo mau punya mentor yang bagus tapi di sekitar lo nggak ada mentor yang memenuhi standart itu? Ya bisa dimulai dengan connect/follow mentor keren di social media mereka. CARI!

Kalau lo merasa nggak mendapatkan opportunity, bikin sendiri opportunitynya! Lanjutkan membaca “Mahalnya Lingkungan dan Network”

Mahalnya Lingkungan dan Network

Belajar Dari Nenek

Dari kecil gue termasuk cucu yang paling dekat dengan Popo (panggilan untuk nenek gue, ibu dari bapak gue) karena ketika liburan sekolah di masa kecil, ketika anak-anak lain berlibur bersama keluarganya ke luar kota, pasti gue menginap di rumah Popo.

Ada masa di mana gue sama sekali nggak sempat main lagi ke rumah Popo karena kesibukan sehingga begitu gue sempat, gue akan mencuri waktu melipir untuk menemui Popo. Walau cuma diem di rumahnya, at least dia tau ada gue disana.

Suatu malam gue mendengar kabar ketika berada di kantor lama gue, bahwa Popo gue jatuh dan mengalami patah tulang. Saat itu hati gue sangat hancur dan langsung gue samperin ke kediaman beliau. Lanjutkan membaca “Belajar Dari Nenek”

Belajar Dari Nenek