Cara Ngelamar Kerja atau Magang yang Nggak Zaman Now

Terakhir kali gue bikin CV udah lama banget, 2012, sebelum gue jalanin tugas akhir college, gue ngelamar magang ke Caravan Studio biar ketika kelar sidang akhir gue bisa langsung magang. Setelah itu, gue nggak pernah ngelamar kerja apalagi bikin CV. Tapi ada beberapa pengalaman mereview pelamar kerja ataupun interview orang yang mau ngelamar kerja. Ada yang asik, ada yang zonk. 

 

Nggak pake lama deh. Nih beberapa tipe pelamar kerja/magang yang menurut gue zonk. Ga asik aja gitu.

  1. Tipe yang sekali ngelamar ke banyak tempat, copy paste copywritting lamaran kerja dia, trus lupa ngedit nama perusahaan yang mau dilamar. 

Gue rasa 90% semua orang yang dapet email lamaran pekerjaan pernah mengalami ini.

Contoh:

Kpd Yth,

Harry Potter di tempat.

Dengan ini saya menyampaikan bahwa ingin mengisi posisi magang di tempat anda. Bla bla bla.

 

Terus dikirimnya ke Voldemort. Iya banget dah. Thxbye.

Kok rasanya kayak dipanggil pacar dengan nama mantannya ya. Kan males. Thxbye.

Lanjutkan membaca “Cara Ngelamar Kerja atau Magang yang Nggak Zaman Now”

Cara Ngelamar Kerja atau Magang yang Nggak Zaman Now

Mahalnya Lingkungan dan Network

Ketika mendalami 1 bidang ilmu, source bisa kita dapat dari mana saja. Apalagi mengingat ini zaman internet di mana ada agama baru yang namanya Google. Ketika apa yang kita cari tidak dapat kita temukan di sekeliling kita, itu adalah hambatan. Hambatan yang bisa kita cari jalan keluarnya. Contoh kecilnya adalah, ketika kita tidak bisa mendapatkan buku yang bagus dalam satu bidang ilmu yang kita mau gunakan untuk belajar dari satu toko, ya cari dong di toko lain, atau search source lain di internet yang menyediakan buku itu. Mentor berperan sangat penting, mereka bisa memberikan arahan maupun feedback yang harganya mahal. Lo mau punya mentor yang bagus tapi di sekitar lo nggak ada mentor yang memenuhi standart itu? Ya bisa dimulai dengan connect/follow mentor keren di social media mereka. CARI!

Kalau lo merasa nggak mendapatkan opportunity, bikin sendiri opportunitynya! Lanjutkan membaca “Mahalnya Lingkungan dan Network”

Mahalnya Lingkungan dan Network